Panduan umroh sesuai dengan sunnah nabi muhammad saw

Sebelum menunaikan ibadah umroh ketanah suci sebaiknya kita mengerti tentang arti umroh sesungguhnya baik dalam pengerjaannya maupun sarat yang wajib dilakukan ketika melaksankan ibadah umrah ditanah suci. Kita tentu tidak ingin apa yang kita kerjakan sia sia dimata allah terlebih dalam mengerjakan perintahnya seperti umroh ditanah suci. Maka dari untuk kali admin sengaja mengambil tema Panduan umroh sesuai dengan sunnah nabi muhammad saw semoga berguna untuk anda yang ingin mencari informasi panduan umroh. Untuk anda yang ingin melaksankan ibadah umroh tetapi terkendala dengan biaya umroh kami siap memberikan solusinya melalui pinjaman tanpa jaminan

Panduan umroh

Panduan umroh sesuai dengan sunnah

  • Syarat menunaikan umroh

Dalam melaksanakan umroh tentu tidak semua yang diperbolehkan atau diwajibkan ada syarat syarat tertentu yang ingin melaksanakan ibadag umroh yakni sebagai berikut

Baca juga Paket Murah Umroh yang Bisa Kamu Dapatkan

  1. Islam : selain dari agama islam tidak disyariatkan untuk mengerjakan umroh, maka dari itu selain dari agama islam tidak diperkanankan untuk melaksanakan umroh
  2. Berakal : Orang yang tidak waras tidak diwajibkan serta tidak disyariatkan untuk melaksanakan ibadah umroh, meskipun orang yang tidak waras tersebut melaksanakan umroh tetap saja ibadahnya tidak syah.
  3. Istitaah : mempunyai kemampuan dalam melaksankan umroh baik dari segi fisik maupun dari segi kemampuannya untuk sampai ketanah suci.
  4. baligh : Baligh merupakan salah satu syarat untuk melaksanakan ibadah umroh, untuk anak anak yang belum dewasa tidak disariatkan untuk melaksankan umroh.
  5. Merdeka : Seorang hamba sahaya maupun budak tidak disyariatkan untuk melaksanakan umroh melainkan orang yang sudah merdeka.dikarenakan karena dalam perjalan umroh yang cukup panjang dkikhwatirkan kepentingan majikannya terbengkalai.
  • Rukun wajib umroh

Rukun wajib umroh sama dengan ibadah yang lainnya apabila dalam pengerjaannya salah satu ada yang terlewatkan baik disenganja maupun tidak disengaja maka ibadah tersebut tidak sah. rukun umroh meliputi ihram, tawaf, sa’i dan tahallul

1. Niat Ihram

Tempat miqat yakni yalam-lam, zul kulaifah (Bir Ali), zuhfah, Zul irqi, qornulmanajil

Sebelum ihram ada baiknya kita melakukan sunnah sunnah yang dianjurkan seperti, memotong kuku, merapikan rambut, jenggot, kumis maupun bulu ketiak maupun bulu lainnya. Setelah semua selesai kita mengenakan pakaian ihram, Untuk kaum wanita disebut juga dengan Rida (kain bagian atas) sementara untuk bagian yang diatas disebut dengan izzar.

 

2. Tawaf.

yaitu proses mengelilingi kabbah sebanyak tujuh kali sebagian dari pelaksanaan dari haji maupun umroh, syarat untuk melaksanakan umuroh yakni sebagai berikut

  1. suci da hadash baik badash kecil maupun hadash besar.
  2. menutupa aurat
  3. Bermula pada sudut Al-Hajarul Aswad dan berniat Tawaf jika Tawaf Wada’/Sunat/Nazar.
  4. Menjadikan Baitullah di sebelah kiri dan berjalan ke hadapan. (berlawanan dengan arah jarum jam jika dilihat dari atas)
  5. Berjalan bertujuan Tawaf, bukan bertujuan lain.
  6. Cukup 7 kali keliling dengan yakin
  7. Dilakukan dalam Masjidil Haram dan di luar dari Hijir Ismail/Syazarwan.

Hal hal yang disunnahkan dalam pengerjaan tawaf yakni berjalan kaki, berittiba’ bagi Tawaf diiringi dengan Sa’ie (Lelaki), membaca dzikir dan do’a,  berturut turut tujuh kali keliling, thawaf dengan khusuk/ tawadhu. dan lain sebagainya.

3. sa’i

yakni merupakan salah satu rukun umroh yang dilaksankan dengan berjalan kaki (Lari lari kecil) sebanyak tujuh kali, dari bukit shafa ke bukit marwah dan sebaliknya juga. jarak antara kedua bukit tersebut kurang lebih sekitar 405 meter, Dalam menuju atau menaiki bukit safa sambil menghadap kab’ah membaca tahmid serta takbir sebanyak tiga kali, sambil mengangkat kedua tangan bacalah do’ dan ulangi setiap tiga kali sesuai dengan sunnah rasullah.

4.  Tahallul

Tahallul  artinya dihalalkan baik dalam berhaji maupun umroh yaitu diperbolehkan bagi jemaah haji dari larangan atau pantangah ihram. Tahallul disimbolkan dengan mencukur minimal 3 helai rambut.

Demikian tentang Panduan umroh sesuai dengan sunnah nabi muhammad saw semoga bermanfaat dterimakasih.

Rukun umroh dan penjelasannya secara terperinci

Seperti kita ketahui bersama bila ibadah kita ingin diterima dan sempurna dimata allah tentunya ibadah yang kita kerjakan tersebut harus memenuhi syarat dan rukun, tidak terkecuali pada ibadah umroh. Bila ingin melaksanakan umroh hendaknya mengetahui syarat, rukun dan wajib umroh bila ibadah yang kita kerjakan tersebut tidak sia-sia dan tentunya biaya umroh termurah yang harus di keluarkan. Untuk itu saya mencoba membantu anda yang ingin mencari informasi tentang rukun umroh dan penjelasannya secara terperinci.

  • Syarat sah umroh

Rukun umrah

  1. Beragama islam : Orang yang beragama selain dari agama islam tidak syah melakukan ibadah umroh.
  2. Berakal : artinya sehat dan tidak gila
  3. Istitaah : artinya mempunyai kemampuan dari segi biaya untuk sampai ketanah makkah dan menjaga fisiknya saat hendak berakngkat maupun ketika ditanah suci.
  4. Baligh : Sudah mencapai usia dewasa oleh karenanya anak anak yang belum dewasa tidak disyariatkan untuk melaksanakan umroh
  5. Merdeka : bukan merupakan seorang budak atau hamba sahaya. Oleh karenanya seorang budak tidak dianjurkan untuk melaksanakan umroh.
  • Rukun Umroh
  1. Niat Ihram dari moiqot yakni : niat untuk melaksanakan ibadah umroh atau haji, ihram merupakan salah satu rukun umroh jika tidak ada niat maka ibadah umrohnya tidak syah.
  2. Thawaf  Ka’bah yakni : Mengelilingi ka’bah sebanyak 7 x putaran dimana tiga putaran pertama dilakukan dengan lari lari kecil, untuk selanjutnya putaran selanjutnya dilakukan dengan berjalan biasa. thawaf dimulai dari hajar aswad dan berakhir di hajar aswad juga dengan menjadikan baitullah disebelah kira kita.
  3. Sa’i yakni berjalan dari bukit safa menuju bukit marwah dan sebaliknya, sebanyak tujuh kali dan berakhir dibukit marwah. berjalan menuju bukit safa menuju bukit safa dihitung satu kali begitu juga sebaliknya dihitung satu kali.
  4. Tahalul yakni diperbolehkan jemaah haji maupun umroh dari pantangan-pantangan ihram,  pembebabasan tersebut ditandai dengan tahalul yakni dengan memotong atau mencukur rambut setidaknya tigak helai.
  5. Tertib
  • Wajib Umroh
  1. Melakukan ihram saat hendak memasuki miqat
  2. Bertahallul dengan meotong sebagian rambut atau setidaknya tiga helai.

Ket :

Meninggalkan salah satu rukun umroh maka umrohnya tidak saya dan wajib di ulang

Meninggalkan salah satu wajib umroh maka umrohnya tetap sah dengan membayar sejumlah DAM yang ditentukan.

 

Sumber: Taralite.com

 

Seruan Untuk Bersegerah Menunaikan Haji dan Umroh

Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus [985] yang datang dari segenap penjuru yang jauh, (Q.S. Al-Hajj 27)

Ber-haji dan umroh merupakan cita-cita setiap orang yang beragama islam, seruan untuk mengerjakan haji dan umroh cukup banyak kita temukan dalam alqur’an, seruan nabi muhammad melalui sabdanya juga banyak kita dapatkan melalui banyak membaca buku buku agama khususnya tentang haji. Tidak heran bila kita melihat antrian kuota haji di indonesia dari tahun ketahun terus meningkat. Biasanya untuk menunaikan ibadah umroh Anda juga harus menyiapkan dana yang cukup untuk melakukan ibadah umroh tersebut, maka dari itu Anda butuh yang namanya uang. Dan uang tersebut bisa Anda dapat melalui pinjaman tanpa agunan online cepat, nah ini lah yang akan membuat Anda akan semakin bisa melaksanakan ibadah umroh dengan lancar.

Seruan untuk mengerjakan haji sudah datang sejak jaman nabi ibrahim jauh sebelum dijaman masa nabi muhammad SAW. Pada umunya proses untuk pengerjaan haji tidak berbeda jauh dengan cermin perjuangan nabi ibrahim beserta keluarganya yang secara terus menerus mendapat ujian dari allah, tetapi dengan keteguhan hati dan kecintaanya kepada allah ia mampu melewati semua cobaan yang di berikan allah kepadanya.

haji dan umroh

Pengertian haji sendiri menurut bahasa yaitu mendatangi/menuju yang maha agung, sedangkan kalau menurut syar’y, mengabdikan diri kita kepada allah dengan mengerjakan rukun islam yang kelima yakni menunaikan haji, agar haji kita mabrur maka hendaknya kita harus mengetahui tata cara berhaji yang benar dengan mempelajari sayarat dan rukun haji. dibawah ini saya akan menjelaskan tentang syarat dan rukun haji.

Syarat mengerjakan haji tidak berbeda jauh dengan rukun islam dengan yang lainnya hanya saja berhaji disarankan bagi kita yang mampu baik secara fisik maupun materi. syarat berhaji :

  • Islam
  • berakal
  • baligh
  • mampu

Sementara untuk rukun haji adalah sebagai berikut:

  • ihram, yaitu niat untuk mengerjakan haji atau umroh dengan memakai pakaian ihram.
  • wukuf diarafah yaitu berdiam diri, berdzikir dipadang arafah pada tanggal 9 dzulhizzah.
  • tawaf ifdah yakni proses dimana kita mengelilingi kab’bah sebanyak tujuh kali di ikuti dengan pelemparan jumrah aqabah pada tanggal 10 djulhizzah
  • sa’i yaitu berjalan atau lari lari kecil antara shafa dan marwah sebanyak tujuh kali
  • tahallul yaitu bercukut atau menggunting rambut setelah menunaikan sa’i
  • tertib yakni mengerjakan kegiatan semua dengan urutan dan tidak ada rukun yang tertinggal.

Sedangkan pengertian tentang umroh adalah tawaf dikabbah serta sa’i antara shafa dan marwah serta memakai pakaian ihram yang diambil dari miqad, biasanya disebut dengan sebutan haji kecil.

Untuk syarat  melakukaan umroh tidak berbeda jauh dengan haji yakni. beragama islam, baligh dan berakal sehat,mampu, dan khusu buat wanita ada mahram
Untuk rukun umroh yaitu

  • ihram yakni berniat memulai umroh
  • tawaf
  • sa’i

Itu dia tentang seruan untuk mengerjakan haji dan umroh serta syarat dan rukun melaksanakan haji dan umroh, semoga niat kita semua mengunjungi tanah haram untuk melaksanakan haji dan umroh terkabul.  Dan satu lagi, buat Anda yang masih terhalang dana untuk melakukan ibadah umroh maka Anda bisa melakukan pinjaman melalui pinjaman tanpa agunan mudah. Maka akan sangat membantu sekali untuk ibadah umroh Anda, dalam ibadah umroh Anda bisa melakukanya dengan lancar dan selamat. terimakasih.